Thursday, 24 January 2013

Jerawat Di Vagina : Apa Penyebabnya ?

" Alamak ! Apa pula nie ? Bisul ke ? Sakitnyaaaaaaaaaaaaaaaaa . . . . "

Panik juga dibuatnya bila meraba di sekitar vagina , terasa ada benjol kecil seperti jerawat di situ . Ada kalanya kelihatan kemerahan dan nampak seperti ' white head ' yg macam jerawat dah ' masak ' . Terasa pedih , lebih - lebih lagi kalau pakai jeans ! Kenapa ia boleh tumbuh di situ .

Sebenarnya bintik kecil seperti jerawat di kawasan vagina ini serin dialami kaum gurlz . Jerawat tersebut disebut ' Hidradentis Suppurative ' . Jerawat di wajah melibatkan kelenjar minyak , manakala jerawat di vagina pula berkait rapat dengan kelenjar peluh ( apokrin ) . Kelenjar ini akan membentuk jerawat ketika tersumbat . Ada banyak faktor yang menyebabkan ia terjadi dan korang tak perlu bimbang . Menurut Healthy Skin - Guide , jerawat vagina tidak berbahaya dan boleh di atasi dengan pelbagai cara termasuk ubat - ubatan.

Peluh .
Peluh adalah penyebab utama ( dan paling umum ) jerawat di vagina .  Peluh di kawasan celah kelangkang yang akan mengumpul bakteria yang boleh menyebabkan peradangan daripada pori - pori peluh . Keadaan ini akan menyebabkan tumbuhnya jerawat di kawasan tersebut . Jika penyebabnya adalah peluh , tidak ada cara lain untuk mengatasinya kecuali mengenakan seluar dalam yang bahannya menyerap keringat seperti cotton . hindari seluar dalam dari bahan sutera atau nilon .

Seluar Dalam yang Ketat .
Jika seluar dalam terlalu ketat , kitaran udara jadi tersekat . Peluh pun menjadi sumber bakteria . Selain itu , seluar dalam yang ketat juga boleh menimbulkan gesekan dengan kulit di kawasan vagina sehingga melecet . Jika terdedah kepada bakteria , bahagian yang kemerahan ini akan mengalami infeksi dan akhirnya menimbulkan jerawat . Untuk menghindari gesekan pada kawasan vagina , pakailah seluar dalam yang selesa di tubuh korang .

Malas menukar tuala wanita .
Jangan hanya mengganti tuala wanita ketika cairan darah sudah penuh . Gantilah setiap empat jam untuk menghindari kelemabapan pada kulit . Bakteria ' Staphylococcus aureus ' atau ' Streptococcus pyogenes ' mudah menyerang kulit lembap yang terdedah pada luka . Bakteria ini boleh hinggap pada kulit bahagian tubuh yang lain , sehingga merebak ke kawasan vagina tanpa kita sedari .

Kitaran Hormon .
Hormon progesteron mempunyai efek yang sama pada kelenjar ' apokrin ' , seperti juga kelenjar minyak pada wajah atau punggung . Peningkatan progesteron yang tinggi akan memancarkan ketidakseimbangan hormon pada tubuh gurlz , yang kemudian menyebabkan penyusutan lemak pada pori - pori . Situasi ini menyebabkan tumbuhnya jerawat di kawasan vagina . Itulah sebabnya ramai gurlz yang mengalami jerawat di vagina menjelang menstruasi .

Pengambilan Makanan Tertentu .
Cuba korang ingat , makanan apakah yang korang ambil sebelum tumbuhnya jerawat . Adakah korang menikmati mayones atau telur dalam jumlah yang banyak ? Makanan jenis ini mengandungi lemak yang tinggi dan boleh menyumbat pori - pori dan menyebabkan jerawat . Semak kembali apa sahaja yang korang makan seminggu yang lalu untuk mengetahui apakah jerawat tersebut disebabkan oleh pemakanan .

' Rambut ' yang tumbuh ke dalam .
' Ingrown Hair ' atau ' bulu pubis ' yang tumbuh ke dalam lazimnya disebabkan  oleh kebiasaan mencukur kawasan tersebut . Ketika mencukur , boleh jadi alat pencukur telah melukakan pori - pori ' bulu pubis ' tersebut . Kemudian , sepanjang proses ' pemulihan ' - menutup luka dan membawa bersama folikel rambut tersebut , situasi inilah yang menyebabkan bengkak yang mirip jerawat itu terjadi .

Kesan Alergi .
Jika jerawat tumbuh di vagina setelah korang mengambil beberapa jenis makanan yang biasanya tidak korang makan , mungkin saja jerawat ini merupakan reaksi alergi daripada makanan tersebut . Kebanyakan kesan alergi boleh dikesan dari kulit yang kemerahan atau timbul bintik - bintik mirip dengan jerawat atau bisul .

Masih ada beberapa penyebab lain munculnya jerawat vagina . Antaranya , penggunaan detergen ( sabun pencuci ) yang terlalu kuat dan masih meresap di seluar dalam , stress atau keadaan kesihatan lain . Pada dasarnya , jerawat ini tidak perlu di picit kerana boleh menimbulkan kesan sampingan yang lebih teruk .

4 comments:

  1. tau tak mana nak cari ubat die?
    sebab sometime sakit sangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuba basuh ngan pencuci vagina... In Shaa Allah takde pape tu, sbb sy pun pernah kena..

      Delete
  2. saya dh picit.mcm mane ye?bahaya x?

    ReplyDelete
    Replies
    1. picit tu kenape... nanti darah atau air bisa masuk dlm... leh jangkitan kuman

      Delete